RSS

Laporan Tentang Ajaran Sesat

26 Mar

Laporan Akhir Tahun 2007 Tentang Perilaku ‘Penertiban Keyakinan’ (Bagian 1)
Oleh Ibn Ghifarie

Apapun
alasannya mengumpat, mencaci-maki, menghancurkan tempat ibadah
tertentu, hingga menghilangkan nyawa orang lain, tak termasuk dalam
kategori perbuatan baik. Diridhoi oleh Tuhan apalagi, jelas tidak.

Terlebih
lagi, hanya karena beda pemahaman dalam menafsirkan sumber umat Islam
(al-Quran dan hadis). Rasanya tak pantas bila kita menyelesaikan
persoalan beda pendapat dengan budaya preman. Mengerikan sekali.

Kedengaranya
perbuatal lalim itu tak mugkin terjadi, tapi kuatnya arus modernitas
dan lemahnya keimanan acapkali perlakuan tak terpuji itu menjadi bagian
yang tak bisa dipisahkan dalam menuntaskan persoalan yang dihadapi.

Di
tengah-tengah keterpurukan umat Islam dan krirsis kepemimpinan, masih
banyak kelompok tertentu melakukan perbuatak senonoh dalam
menyelesaikan persoalan dengan jalan pintas. Adalah budaya baku hantam
menjadi jurus pamungkas guna menumpas semua golongan yang berbeda.

Sekedar Catatan Kecil dan Terlupakan di Tubuh Islam
Pertama, Hery dan Ahyari; Islam Sejati Menuai Badai
Adalah
aliran Islam Sejati, di Desa Nyompok, Kecamatan Kopo, Serang Banten.
Konon, kemunculan pemahaman ini dianggap meresahkan masyarakat, hingga
menafikan Tuhan. Pasalnya, mereka mengajarkan pemahaman di antaranya;
Pertama, shalat menghadap 4 arah mata angin, yakni utara, barat, timur
dan selatan.

Salah satu alasannya karena perbuatan ini dikenal
sebagai shalat mencari rezeki. Kedua, shalatnya dilakukan 3 waktu (3
kali) dalam sehari. Ketiga, Keyakinan bahwa bulan 6 (Juni) 2007 akan
terjadi kiamat. Tidak diketahui secara pasti tanggal terjadinya. [Tim
Derap hukum SCTV]

Kedua, Agus Yulianto.; Pondok Alif
Kali
ini, peristiwa naas itu terjadi pada kelompok pengajian alif di Blok D
Vila Siberi Desa Banjarejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa
Tengah. Alih-alih menyebarkan risalah yang dapat meresahkan masyarakat
luas sekaligus menjerumus kepada kegiatan teroris.
Setahun setelah
musala berdiri munculah kelompok Alif di bawah pimpinan ustad Agus
Yulianto. Mereka menggelar pengajian setiap Ahad. Selama itu kegiatan
golongan Alif tak pernah menuai masalah. Belakangan barulah sebagian
warga merasa terganggu dengan kegiatan ini. `Kalau shalat tidak pakai
doa qunut, Yasinan dan tahlilan apalagi` ungkap Darmaji, warga.

Ketidak
hadiran qunut dalam sholat atau tradisi Yasinan dan tahlilan mendorong
warga untuk melarang kelompok Alif menjalankan kegiatan di musala
Baitussalam. Memagarai tajug pula menjadi jalan pamungkas supaya
pengikut alif berhenti memanfaatkan Baitussalam. [Suara Medeka,
24/06/07]

Ketiga, Wahidiyah
Seratusan
anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi salah satu rumah yang
dianggap sebagai pusat pertemuan kelompok Wahidiyah di Kampung Keretek,
Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (11/9) sekitar pukul 15.00
WIB. Kepada warga setempat, FPI menyatakan akan membersihkan daerah itu
karena Wahidiyah dinilah telah merusak kesucian Islam.

Di rumah
tersebut, FPI tidak menemukan anggota Wahidiyah. Anggota FPI kemudian
mencabut spanduk berlambang Wahidiyah dan membakarnya. Aksi pembakaran
ini didiamkan oleh polisi yang berjaga di rumah itu. Usai aksi
pembakaran, anggota FPI melempari rumah itu dengan batu serta telur
busuk. Melihat itu, polisi pun segera menghentikan dan kelompok FPI
segera membubarkan diri.

Untuk diketahui, Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, telah mengeluarkan fatwa
yang menyatakan Wahidiyah sebagai aliran sesat. Salah satu alasannya,
karena pimpinan Wahidiyah bisa menentukan keimanan seseorang.[liputan6,
12/09/07]

Keempat, Ahmad Mushaddeq; Al Qiyadah Al Islamiyah
Majelis
Ulama Indonesia Pusat menegaskan ajaran Al-Qiyadah yang dianut oleh
sebagian warga Padang, Sumatra Barat, menyimpang dari ajaran Islam.
Namun demikian, MUI tidak membenarkan tindakan anarkis terhadap para
pengikut ajaran itu.

“Aliran ini [Al-Qiyadah] sesat, pada
masyarakat saya memberikan imbauan supaya tidak bertindak sendiri,”
ucap kata Ketua MUI Pusat Ma’ruf Amin di Jakarta, Kamis (4/10).
Pernyataan Ma’ruf Amin ini hanya penegasan dari fatwa MUI Sumbar yang
dilansir September silam.

Sementara warga menilai Al-Qiyadah
menyimpang karena mengajarkan salat hanya sekali sehari dan Nabi
Muhammad bukan rasul terakhir. Warga pun marah dan mengusir pemimpin
serta pengikut ajaran Al-Qiyadah [baca: Ricuh, Demonstrasi Menuntut
Pembubaran Aliran Sesat].

Hingga kini polisi memeriksa pemimpin
Al-Qiyadah Dedi Supriyadi dan 12 pengikutnya. Apabila terbukti
bersalah, maka akan dijerat pasal tentang penodaan agama dengan ancaman
hukuman lima tahun penjara. [baca: Pemimpin dan Pengikut Al-Qiyadah
Diperiksa Polisi].[ Tim Liputan 6 SCTV]

Kelima, Al-Quran Suci
Aliran
Alquran Suci memiliki modus sama dengan NII, yang diduga kuat buatan
pemerintah. Aliran ini juga merupakan bagian dari rekayasa intelijen
dan merupakan bagian dari kegiatan pemerintah yang legal, untuk
mencapai tujuan-tujuan politik mereka.

“Aliran-aliran sesat ini
termasuk Alquran Suci merupakan rekayasa intelijen, mungkin bisa
dikonfirmasi ke pejabat intelijen. Pemerintah sengaja membentuk ini
untuk memecah nasionalisme Indonesia dan mengambil jalur Islam,” ujar
Dosen Universitas Malikul Saleh, Lhoksemauwe, Al Chaidar yang juga
mantan pengikut aliran Negara Islam Indonesia (NII) pada okezone, Sabtu
(6/10/07).

Menurutnya, ajaran aliran baru Alquran Suci ini mirip
sekali dengan NII yang tidak mengakui adanya hadist hingga sunah-sunah
rasul. Selain itu, kedua aliran itu sama-sama mewajibkan infak sebagai
kewajiban utama.

“Bagi mereka salat bukanlah kewajiban, puasa belum saatnya, haji belum saatnya yang ada kewajiban syahadat saja,” jelasnya lagi.

Bagi
Al Chaidar percuma jika sang korban melaporkan hal ini pada pihak
kepolisian untuk menanganinya. Sebab, lembaga penegak hukum justru
telah melakukan kongkalikong agar jaringan yang telah tertata apik ini
tidak terbongkar.

“Percuma lapor polisi tidak akan selesai
masalahnya. Para korban cuma bisa disadarkan dengan rasionalistis.
Mereka harus disadarkan oleh orang-orang yang pernah juga ikut dalam
aliran itu. Para korban harus berani menggertak,” katanya.

Ia
juga mengatakan kebanyakan dana nonbudgeter pada pemerintah diperoleh
dari hasil pemasukan infak para korban, yang diwajibkan memberikan
setoran sebesar Rp.3 juta/orang tiap bulannya.

“Kebanyakan uang
itu masuk sebagai dana nonbudgeter yang digunakan oleh oknum untuk
menjalankan program-program pemerintah itu. Jadi, ini memang suatu
program yang sengaja dibentuk pemerintah” tandasnya lagi. [Tempo,
07/10/07]

Keenam, Mirja Gulam Ahmad; Ahmadiyyah
Tasikmalaya–Tindakan
anarkis menyikapi perbedaan keyakinan kembali dilakukan. Kali ini rumah
ibadah jemaah Ahmadiyah di Kampung Sukajaya, Kecamatan Sukaraja,
Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dirusak massa, Rabu (19/12) petang.
Akibatnya, kaca jendela dan genteng hancur berantakan.

Menurut
warga sekitar, aksi ini dilakukan sekitar 30 orang, namun belum
diketahui asal mereka. Polisi yang datang langsung mengamankan lokasi
dengan memasang garis polisi. Hingga malam ini belum ada keterangan
resmi dari pihak kepolisian tentang penyebab pengrusakan. Diduga
tindakan ini disebabkan digunakannya kembali tempat tersebut setelah
disegel sejak tiga bulan lalu. [liputan6,20/12/07]

Kuningan–
Pondok Pesantren Miftahul Huda di Desa Baros, Kecamatan Baros,
Kabupaten Serang, Banten, Kamis (13/12), dibakar warga. Warga melakukan
itu karena menduga pimpinan pondok pesantren telah menyebarkan aliran
sesat kepada para santrinya.

Menurut warga, ketika terjadi
penyerangan dan pembakaran seluruh santri dan pimpinan pondok pesantren
telah melarikan diri. Mereka telah mengetahui akan adanya penyerangan.
Saat ini Majelis Ulama Indonesia Banten belum mengeluarkan fatwa
larangan terhadap Pondok Pesantren Miftahul Huda yang dibakar tersebut
[Metro, 14/14/07]

Pedoman Penetapan Satu Aliran Sesat Versi MUI
Maraknya
aksi ‘penertiban’ keyakinan oleh sebagian golongan mayoritas terhadap
minoritas. Sudah tentu ‘mengamini’ adagium homo homoni lupus . Siapa
yang kuat dia pasti berkuasa.

Terlebih lagi, saat para ulama
`bermain mafa` dengan para penguasa. Niscaya keragaman menjadi sesuatu
yang mustahil ada. Apalagi dengan adanya pedoman penetapan satu aliran
sesat.

Tentunya hasil Rapat Kerja Nasional 2007 Majelis Ulama
Indonesia (MUI) ini salah satunya menjadi rekomendasi pihak aparat
keamanan untuk menindak kelompok aliran sesat.
Zainut Tauhid Saadi,
Sekretaris MUI Pusat menuturkan pedoman itu di antaranya berisi
pengertian aliran sesat. Menurut MUI, pengertian aliran sesat adalah
kelompok yang menganut dan mengamalkan faham atau pemikiran yang
bertentangan dengan aqidah dan syariat Islam. Artinya, sebuah kelompok
dinyatakan aliran sesat jika menyimpang berdasarkan dalil Syar`i.
Selain
itu, juga disebutkan 10 kriteria sesat. Satu faham dinyatakan sesat
apabila memenuhi salah satu dari 10 kriteria ini, di antaranya
menyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan dalil
Syar`i. Selain itu mereka mengingkari salah satu dari Rukun Iman dan
Rukun Islam.

MUI menegaskan, penetapan pedoman ini pendapat pribadi perorangan, namun merujuk pada Al-Quran dan hadist Nabi. Rakernas

MUI
juga mengeluarkan 14 rekomendasi ekstern. Pedoman ini berisi seruan
kepada pemerintah untuk mengoptimalkan fungsi kontrol dan antisipasi
terhadap kecenderungan gerakan yang memperkeruh kehidupan beragama,
seperti aliran Al Qiyadah Al Ilsmiyah dan lainnya.[Merto TV, 06/11/0]

Tertutupnya Ruang Dialog dan Saling Menghargai
Mencermati
perseteruan antara kelompok dalam islam itu, membuat kita mengerutkan
kening. Pasalnya, sulut untuk mengurai benang kusut tersebut.

Adalah
tertutupnya kebiasaan berdialog manakala iningmenyelesaikan pesoalan.
Perbedaan pendapat pun menjadi jurang pemisah sekaligus penyulit konfil.

Kendati
mereka tidak meninggal. Namun, kerusakan fisif dan fisikis tak terelakn
lagi. Lebih parahnya lagi, hamper kemunculan ‘aliran ganjil’ setiap
para pengikutnya ingin kembali ke ajaran sebelumnya selalu mendapatkan
bimbingan lebih dari pemuka agama setempat. Termasuk MUI menjadi juru
selamat atas perbuatan ganjil ini. Hingga memberikan pengajaran dua
kalimat syahadat lagi kepada mereka supaya bersyahadat lagi. Karena
mereka telah dianggap menyimpang dan keluar dari Islam. Ironis memeng.

Padahal
Rasulullah sangat mengecam perbuatan itu, dengan mengeluarkan sabdanya,
“Mencaci maki orang muslim itu kufur, sedangkan membunuhnya juga
kafir.” (H R Bukhari-Muslim).

Kalau begitu, apalah artinya
petuah Rasulullah mengenai perbedaan sebagai rahmat. Jelas hal ini
belum membuahkan hasil yang memuaskan hati kita. Sebab kita masih
berkeyakinan bahwa dengan keseragaman (monolitik) kita bisa
mengentaskan segala permasalahan yang kita hadapi dengan dalih mudah
dikendalikan dan teratur.

Sejatinya kehadiran pewaris nabi harus
menjadi perekat sekaligus memperkuat temali silaturahmi antar golongan
dalam umat Islam, bukan memperburuk kondisi masyarakat.

Hal ini
tak lain guna membangun rasa penghargaan satu sama lain dalam bertukar
fikiran. Dengan munculnya Fatwa MUI itu tak ada jaminan akan
memperbaiki ukhuwah di antara kedua aliran tersebut. Malahan akan
menyulitkan persoalan akut itu. Hingga terjadilah budaya saling
bunuh-membunuh.

Dengan demikian, mari kita sama-sama belajar menghargai perbedaan pendapat, baik dalam kelompok maupun di luar golongannya.

Jika
perbuatan beradab itu tak menjadi bagian keseharian kita maka tunggulah
perpecahan di umat Muhammad ini. Dus, kaum iman minoritas pun menjadi
satu kelompok yang terpingirkan lagi.

inilah potret buram
‘penertiban keyakinan’ oleh kelompok tertentu. Segala persoalan apapun
selalu diakhiri ngengan pengrusakan tempat ibadah, komplek aliran
ganjil itu. Semoga dengan adanya pergantian tahun ini, berahir pula
kekerasan atas nama agama tersebut. ‘Selamat menyambut tahun 2008
sebagai tahun kebebasan beragama’.

kredit : http://ghifarie.blog.friendster.com/2008/02/shuhuf-19/

About these ads
 

5 responses to “Laporan Tentang Ajaran Sesat

  1. taufik

    25/07/2009 at 8:56 pm

    pak saya korban pondok jakarta selatan yang sesat,tolong selidiki.pondok pesantren disana menggunakan air dan diberikan kesana.dan menggunakan minyak.saya di lukai dan membuat suara saya ketika membaca al-qur’an berbeda gan disana juga sering diadakan pengajian yang dulu juga meggunakan handuk yang dibaca gan warna handuk biru. ini jujur tolong seligiuki yang namanya habib yang dibilang ustad disana. otak saya dibisiki sama seperti acara di televisi(bengkel hati), dan waktu acara televisi tersebut disarankan untuk dzikir tapi sudah saya lakukan.leher saya dilukai ditekan-tekan.saya benar-benar korban. dan ada di balik itu semua oknum polisi., ni nyata pak .tolong secepatnya tutup pondok tersebut karena saya benar-benar dilukai.

     
  2. taufik

    25/07/2009 at 9:03 pm

    tolong pak karena ajaran disana syirik. saya kakaknya muhammad muklis nafiun Staf kua depag karanganyar.(kakaknya korban) . adik saya merasa pusing-pusing setiap hari. tolong tutup secepatnya pak . pondoknyak syiorik seperti di acara bengkel hati di acara televisi.Habib pemilik pondoknya. pondok ini tidak resmi(ilegal) seperti di solo seperti pondok asalam karena syirik. dan tolong pak sby lebih tegas masalah pondok. Muhammad muhklis nafiun (staf kau depaq karanganyar).

     
    • SUARAJAGAT

      27/07/2009 at 6:56 pm

      terima kasih atas maklumat. kita cuba minta bantuan blogger2 di indonesia utk menyelidik hal ini.

       
  3. bahtiar

    29/10/2010 at 7:20 am

    Alhamdulillah, makin byk umat waspada thd penyelewengan nii zaytun indonesia spt pengakuan di klik http://niikw9.wordpress.com

     
    • suarajagat

      29/10/2010 at 10:22 am

      Alhamdulillah..
      semoga perjuangan kalian di sana menemui kejayaan..amin

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 157 other followers

%d bloggers like this: