RSS

Nabi Palsu AS Panji Gumilang, Maahad al-Zaytun

10 Feb

petikan dari : http://nii-crisis-center.com/home/

Apabila sebuah tatanan telah menunuhi tiga syarat tersebut maka berhaklah umat menyandang gelar taqwa. TANGGAPAN Tauhid rububiyah mulkiyah dan uluhiyah para ahli tauhid mengambilnya berdasarkan Al Qur’an surat An-Naas “Qul a’udzubirobbinnas.” Tauhid rububiyah yaitu mengimani bahwa Tuhan Allah itu sebagai Rabb Pemelihara Pengatur seluruh manusia.

Sekaligus sebagai “malikinnas” Raja atau pemilik manusia “ilahinnas” sembahan manusia. Kalau tauhid rububiyah diumpamakan akar kayu mulkiyah batang kayu uluhiyah adl buahnya kayu. Penafsiran semacam ini sungguh sangat ngawur dan sesat tidak mempunyai dasar seenak perut semau gue sehingga sifat Tuhan dijadikan pemiainan. Begitu pula dalam mengartikan rububiyahbagaimana mereka bisa mengartikan rububiyyah sama dgn undang-undang; serta mulkiyah sama dgn negara dan bahkan uluhiyah sama dgn umat.

Tafsiran semacam ini sungguh sangat sesat krn bukan hanya merendahkan menghina Allah tetapi telah menyerupakan Allah dgn makluknya! krn yg namanya negara atau bangsa adl ciptaan Allah. Apalagi mengumpamakan tauhid uluhiyah = ummat ini sama dgn merendahkan derajat Allah yg serba Maha; Maha Besar Maha Tinggi Maha Agung Maha Mengetahui dll-nya.

Atau menurunkan derajat-Nya dgn menyamakan Allah sederajat dgn manusia atau sebagai makhiuk dan hamba-Nya. Jadi kelompok Ma’had Al Zaytun ini menurunkan derajat Allah hingga setingkat dgn derajat manusia. Dan meninggikan derajat manusia sebagai hamba Allah hingga sederajat dgn Allah. Perbuatan semacam ini lbh jahat dari Fir’aun Namrudz Qorun dan kelompoknya.

Sebab Fir’aun belum sempat mengacak-acak hukum dan ketentuan Allah sedangkan kelompok Syaikh dan guru-guruMa’had Al Zaytun sudah berani mengacak-acak hukum dan ketentuan Allah dan ketentuan Rasul-Nya. Kelompok Al Zaytun ini sudah keluar dari umatnya Nabi Muhammad SAW. dgn mengangkat AS.

Panji Gumilang dan guru-guru yg ada di Ma’had Al Zaytun bukan saja sebagai Nabi baru bagi mereka bahkan sudah dianggap sebagai arbaban mindunillah utk dipatuhi dan ditaati sebagaimana yg dilakukan oleh orang-orang Kristen dan Yahudi terhadap orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah.

Firman Allah dalam surat At-Taubah “Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah.” Jadi uang zakat fitrah zakat mal infaq sadaqah dan uang qurban dgn cara menipu ummat yg mereka kumpulkan selama ini utk membangun masjid dan pesantren mewah tersebut agar orang-orang kagum kepada mereka sehingga apa yg dikatakan mereka harus dipatuhi dan ditaati seluruhnya krn ketakaburan mereka yg dgn sangat tidak terasa telah mengangkat dirinya sebagai tuhan seperti yg telah dilakukan oleh orang Kristen dan Yahudi seperti yng diungkapkan oleh ayat Al Qur’an di atas…bacaan lanjut klik di sini

**khabarnya al-Zaytun sedang bergolak. sebarang maklumat, email-kan kepada suara.jagat@gmail.com

About these ads
 

7 responses to “Nabi Palsu AS Panji Gumilang, Maahad al-Zaytun

  1. Alumni NII NKA KW 9 Panji Gumilang Zaytun

    10/02/2011 at 12:17 pm

    Ajaran NII NKA KW 9 Panji Gumilang Zaytun sebentar lagi akan redup karena banyak khalayak yang makin menjauhinya.

    Ajaran sesat yang akan dimunculkan selanjutnya adalah MILLAH IBRAHIM / MILLAH IBRAHIM

    Dari Indonesia siap disebar ke Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand, dan Philipina

    Untuk mengetahui dan mewaspadai ajaran tersebut cukup mudah :

    1. Buka http://www.google.com

    2. Masukan kata pencarian “milah millah ibrahim abraham”

    3. Klik Search

    4. Dapat deh semuanya

    Salam hati-hati

     
    • atok mon

      20/05/2011 at 4:15 pm

      milah ibrahim pulak dah,pas milah ibrahim apa plak….

       
  2. tok padang

    10/02/2011 at 4:37 pm

    Dalam kita mencari ilmu ketuhanan, berhati-hatilah jangan sampai terpesong. Teguhkan syariat kita insya Allah kita akan selamat. Bila kita menerokai ilmu-ilmu ketuhanan maka lazimnya kita akan mendengar perkataan-perkataan seperti “Syariat itu adalah ilmu kulit”, dan kadangkala ucapan sebegitu berbau sinis seolah-olah ilmu syariat ini tiada nilainya. Kadangkala mereka akan berkata “Ilmu hakikat itulah yang kita cari’ seolah-olah ilmu hakikat itu pula yang yang menjadi penyelamat, maka hasilnya bersungguh-sungguh di penuntut tadi mempelajari segala ilmu hakikat kadangkala ianya tidak dapat dipastikan dari mana datang sumbernya. Penghujungnya kita akan dapati ramai dikalangan mereka ini akan meringan-ringankan syariat disebabkan fahaman yang telah dipahat dalam akal fikiran mereka iaitu “Syariat ini hanya kulit sahaja”.

    Ketahuilah bahawa syariat dan hakikat itu tidak boleh dipisah, ianya umpama kulit dan daging sekiranya disiat kulit itu tadi maka akan kesakitan seluruh tubuh badan kita ataupun sekiranya dkorek daging melalui kulit tadi maka kita juga akan kesakitan seluruh tubuh badan

    Memang tidak dinafikan bahawa mencari ilmu ketuhanan yang jitu adalah baik dan menjadi kewajipan bagi kita untuk mengetahuinya agar dapatlah kita mengetahui akan hujung jatuhnya keimanan kita terhadap Allah Taala, namun itu tidak bermakna kita meninggalkan segala perintah Allah Taala yang diwajibkan kepada apabila bergelar orang yang telah akil baligh.

    Syariat Allah Taala itulah tanda kita akan tunduk kepada kekuasaan Allah Taala yang Maha Esa, dan tanda kita mengakui kerasulan Rasulullah SAW. Jika kepercayaan yang tidak disertai dengan perbuatan maka dikhuatiri kepercayaan tersebut adalah batal dan tidak diterima oleh syarak. Maka dengan sebab itu jika kita pelajari sejarah alim ulamak, semakin dalam ilmu pengetahuan tauhid mereka maka semakin tawaduk dan semakin sempurna amalan mereka.

    Sekiranya ilmu yang kita pelajari itu boleh menjadikan seorang yang bongkak, sombong serta takbur maka tinggalkan ilmu tersebut kerana itulah tandanya kita sudah semakin jauh dari rahmat Allah. Nauzubillahi min zalik.

    Carilah ilmu yang mendidik kita cinta kepada Allah dan Rasul, walaupun ilmu itu didapati daripada orang yang dipinggir jalan. Carilah orang yang boleh memimpin kepada Allah dan Rasul dengan sebenar-benarnya, iaitu dapat mendidik kita menjadi seorang hamba Allah yang taat pada perintahNya dan berupaya untuk menjauhi segala laranganNya.

    Jangan kita cari orang yang memesongkan kita dari Allah dan Rasul kerana kelak kita akan rugi di akhirat.

     
    • suarajagat

      11/02/2011 at 10:27 am

      Benar tok padang,
      tidak ada pemisahan antara syariat, tarekat, hakikat dan makrifat.
      tiada hakikat tanpa syariat.

      malang sungguh bila ramai yang mencari2 hakikat; ingin menjadi wali, mendapat kasyaf serta karamah tapi dalam masa yang sama menafi/ mempertikai syariat Islam.
      Akhirnya tenggelam dalam angan tak sudah.

       
      • atok mon

        20/05/2011 at 4:13 pm

        betol….apa2 hal kt kna tgk apa mesej yg nk dismpikn pd kt

         
  3. bahtiar

    22/02/2011 at 10:09 am

    Kepada : Bapak dan Ibu yang anggota keluarganya atau anak-anaknya terkena / terjebak / terjerat Ajaran NII NKA KW 9 Panji Gumilang Mahad Zaytun Indramayu untuk penyadaran atau pemulihan dapat menghubungi web http://niikw9.wordpress.com atau SMS 08132 8484 289

     
  4. atok mon

    20/05/2011 at 4:10 pm

    terima kasih suara jagat…tp sy perhatikan skrg ni makin ramai yg bercerita ttg kw9 al zaytun ni sesat,makin ramai pula santri dari malaysia masuk menuntut ilmu d sana,malah bkn sj d malaysia,di indonesia berbondong2 manusia ke sana htr anak mereka utk bljr d sana,ada sambutan luar biasa d sane

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 155 other followers

%d bloggers like this: