RSS

Category Archives: Gerakan Pemuda Kahfi / NII KW9 / Maahad al-Zaytun / DIN

Maahad al-Zaytun : Panji ‘Tak Lagi’ Gumilang

Oleh: Raihan

Jakarta, FaktaPos.com
– Dua kali mengkir dari panggilan Mabes Polri, Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, justru mengerahkan ribuan pendukungnya. Panji,  kembali “absent” pemeriksaan dengan alasan sakit. Ia mengalami gejala penyakit jantung.  Kondisi kesehatan, tersangka pemalsuan dokumen akta pendriian Yayasan Pesantren Indonesia , belum membaik. Keterangan itu berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir dokter poliklinik di Pondok Pesantren Al Zaytun, yang dipimpinnya.

Meski tak memenuhi panggilan polisi, tapi simpatisan dan pendukung Panji Gumilang,  yang mengatasnamakan Masyarakat Indonesia Membangun (MIM), Kamis (14/07) mendatangai Bareskrim Polri. MIM merupakan organisasi yang anggotanya terdiri dari alumnus dan orang tua santri Al Zaitun, menuntut penghentian kasus yang menjerat Panji Gumilang, dan membebaskan orang kepercayaannya, Abdul Halim, yang ditahan sejak awal Juli lalu. Massa juga meminta Polri merehabilitasi nama baik Panji yang sudah berusia 65 tahun itu.

Massa yang menggelar aksi longmarch, menyusuri jalanan ibukota itu, membentangkan spanduk berisi pesan “Hentikan Pendzaliman Terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang” dan “Berikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Zaytun Keadilan dan Jangan Terus Difitnah karena Mereka sedang Mengemban Amanah Bangsa dan Negara, Mendidik dan Mencerdaskan Bangsa”. Entah apa yang dimaksud dengan pendzaliman dan fitnah yang dimaksud pengunjukrasa.

Panji Gumilang menjadi tersangka kasus pemalsuan dokumen dan dijerat pasal  263 dan 266 KUHP tentang pemalsuan surat . Panji terancam hukuman 7 – 8 tahun penjara. Panji dilaporkan, Mantan Menteri Negara Islam Indonesia (NII), Imam Supriyanto karena merasa bahwa dalam surat pengunduran dirinya tersebut terdapat tanda tangan palsu.Selain pemalsuan, Panji juga dilaporkan dengan tuduhan maker, terkait dengan NII Komandemen Wilayah IX. Namun, pengusutan kasus maker belum ada perkembangan.

Laporan Imam tidak dapat dianggap remeh. Sebagai mantan menteri NII, Imam tahu betul sepak terjang Panji Gumilang. Alasan sakit memang salah satu cara menghindari dari pemeriksaan. Karena saat diperiksa sebagai saksi, Panji Gumilang, masih segar bugar. Bahkan Ia menegaskan akan memberikan semua keterangan atas tuduhan itu. Namun setelah di periksa 13 jam dan ditetapkan sebagai tersangka, Panji tak bisa lagi mengelak.

Upaya mengerahkan massa , semakin menunjukan Panji Gumilang patut diperhitungkan. Massa yang tumpah ruah di lapangan Bhayangkara, Mabes Polri datang bukan tanpa perintah. “Ketaatan” mereka, membuktikan Panji Gumilang, memiliki power. Sebagai seorang pimpinan pesantren, Panji tidak banyak bergaul dengan ulama. Bahkan Al Zaytun boleh dibilang sangat “tertutup”. Pesantren yang berdiri di Indramayu, Jawa barat itu, tak ubahnya tangsi militer. Setiap tamu yang datang harus menjalani prosedur pemeriksaan, mirip saat berkunjung ke komplek militer. Aturan itu jelas berbeda dari Pesantren pada umumnya.

Panji Gumilang dilantik Adah Djaelani menjadi ketua NII KW IX pada 1993. Panji, saat itu dikenal dengan sebutan Abu Toto Abdus Salam. Selain nama Abu Toto, Panji Gumilang juga memiliki sederet nama alias, diantaranya Abu Bakar Alias Prowoto alias Abu Maariq. Dalam dokumen yang ditemukan Forum Ulama Umat Indonesia, jelas disebutkan keterlibatan Panji Gumilang terkait kegiatan makar. Bahkan dokumen itu juga mencatat konflik internal antara Panji Gumilang dengan perwira militer NII KW IX hingga peta wilayah negara NII. Tak ada salahnya Polisi menyelidiki laporan mantan menteri NII, Imam Supriyanto,  dengan dokumen FUUI, yang sempat terbengkalai.

Panji Gumilang yang disapa santrinya dengan sebuta Syekh itu, tak perlu sakit jika merasa benar, dan tidak memalsukan dokumen akta pendirian YPI. Sikap menghindar dari pemeriksaan, dengan alasan sakit, seperti tersangka korupsi lainnya, secara tidak langsung menunjukan kepada public, bahwa ia bersalah. Panji pun kini tak  Gumilang. (nov)

sumber : http://www.faktapos.com/content/fakta-analisa/9657-panji-qtak-lagiq-gumilang.html

 

Pemimpin Maahad al-Zaytun Dalam Perbicaraan Mahkamah

Berikut SJ tampilkan artikel berkaitan perbicaraan AS Panji Gumilang, yang merupakan Syeikh Maahad/ Universitas al-Zaytun. Beliau dihadapkan ke mahkamah atas tuduhan melakukan penyelewengan/ pemalsuan dokumen. Jika sabit kesalahan, beliau boleh dijatuhi hukuman penjara selama  6-8 tahun.

Panji Gumilang Didakwa Pasal Berlapis

Sidang Panji  GumilangINDRAMAYU – Ketua Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) yang juga pimpinan Mahad Al Zaytun, Gantar, Syekh Panji Gumilang diduga bersalah atas rekayasa dokumen pendirian YPI. Dalam tindakannya itu, Panji menyalahi ketentuan sehingga dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman 6 hingga 8 tahun penjara.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Indramayu, Bima YA SH, dan Domo P SH, saat membacakan dakwaan Panji  pada gelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Kamis (3/11). Panji yang menjadi terdakwa dalam kasus itu, menjalani sidang perdananya di PN Indramayu.

Sidang perdana tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua, M Najib Sholeh SH, dengan didampingi dua hakim anggota Haryanta SH, dan Suharyanti SH. Panji yang mengenakan baju lengan panjang warna putih dan celana hitam, dengan peci khasnya itu, terlihat agak tegang ketika mendengarkan dakwaan JPU. Dalam proses sidang tersebut, juga mendapat penjagaan ketat dari puluhan petugas kepolisian. Majelis hakim, seusai mendengarkan dakwaan JPU, mempersilakan terdakwa Panji, untuk melakukan eksepsi. Hanya saja, oleh Panji maupun penasihat hukumnya, Ali Tanjung SH, menolak eksepsi. Dalam penolakan itu, terdakwa dan penasehat hukumnya beralasan sikapnya itu agar untuk mempercepat proses persidangan.

Adanya penolakan ekspesi dari terdakwa dan penasehat hukum terdakwa, ditambah dari JPU belum bisa menghadirkan saksi, Majelis Hakim akhirnya memutuskan untuk menunda sidang tersebut. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi yang diajukan JPU.

Usai sidang, Panji Gumilang, ketika ditemui wartawan perihal sikapnya yang menolak melakukan ekspesi, enggan memberi komentar banyak. “Saya dan pensaehat hukum saya itu menolak, karena ingin supaya sidang cepat selesai. Ya, ingin selesai dengan cepat saja,” ujar Panji berulang-ulang.

Penasehat hukum, Panji Gumilang,  Ali Tanjung SH, mengatakan, pihaknya tidak menyampaikan ekspesi dikarenakan lebih bersifat teknis. Dikatakannya, bahwa dari seluruh dakwaan yang disampaikan JPU, dinilai tidak semuanya benar.

“Kami akan mengambil lang­kah lain, yaitu lewat pem­buktian-pembuktian yang akan disampaikan dalam persidangan selanjutnya.  Oleh karenanya, kami tidak perlu membacakan eksepsi. Karena, kami akan melihat pembuktian saja nanti.  Terkait dari tanda tangan yang dipalsukan dan oleh hasil Puslabfor bahwa tanda tangan tersebut menyatakan tidak identik, itu juga akan menjadi bahan pembuktian kami nanti,” kata Ali Tanjung. (kom)

Sumber : http://www.pn-indramayu.go.id/index.php/berita/6-berita-hukum/40-panji-gumilang

 

Video Ajaran Sesat NII KW9 – Program ‘Kes Akidah’ TV al-Hijrah

Rancangan Kes Akidah terbitan TV al-Hijrah pada malam tadi telah mengetengahkan isu berkaitan Ajaran Sesat Gerakan Pemuda Kahfi/ NII KW9/ Maahad al-Zaytun/ MLM.

Fatwa ke atas ajaran NII telah diwartakan pada 31 Mac 2011. Untuk membaca warta fatwa tersebut sila klik  Fatwa NII KW9/ Maahad al-Zaytun.

Berikut adalah rakaman rancangan Kes Akidah untuk tatapan pembaca.

 

Pendeta Masuk Ma’had NII Al-Zaytun, Ustadz pun Murtad Masuk Kristen

Ada Misi Kristen di Pesantren NII Al-Zaytun (2)

Hubungan Pesantren Az-Zaytun dengan para misionaris Kristen nampak terlalu berlebihan. Menyambut Natal tahun 2005, Al-Zaytun mengizinkan tamu dari Yayasan The Gideon International membagi-bagikan 1.400 Bibel secara cuma-cuma di pesantren.

Bermula dari hubungan dekat Al-Zaytun dengan pendeta dan misionaris Kristen inilah, berakibat murtadnya Saifuddin Ibrahim, salah seorang pengasuh ma’had.

Dalam testimoni 138 halaman yang ditulisnya, ustadz asal Bima NTB ini bercerita bahwa Al-Zaytun, dirinya mengajar Al-Qur’an, Hadits, Akidah, Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam dan Jurnalistik selama enam tahun sejak 1999. Sebagai orang yang sangat dekat dengan syaikhul ma’had Panji Gumilang, Ibrahim dipercaya menjadi Editor Kepala Majalah Al-Zaytun yang bertiras 30.000 eksemplar.

Dalam testimoninya, Ibrahim menjelaskan kronologi mengapa ia murtad meninggalkan Islam dan beralih profesi dari dewan guru Ma’had Al-Zaytun Indramayu menjadi seorang evangelis Kristen.

Dalam sub judul “Nubuat Syaikh,” Ibrahim menulis bahwa peristiwa kemurtadan dirinya bermula pada tanggal 16 Januari 2006, ketika Panji Gumilang menyebut dirinya dengan panggilan “Pendeta Abraham.” Sejak saat itu, Ibrahim lebih suka dipanggil Abraham. “Syaikh telah bernubuat untuk saya. Sejak beliau mengatakan hal itu saya semakin kacau dan pikiran tidak tentang. Itu juga sebabnya kenapa saya lebih suka dipanggil Abraham,” tulis Ibrahim pada halaman 8.

Usai peristiwa itu Ibrahim mulai mendekati para penginjil Yayasan The Gideon International yang dikenalnya ketika membagi-bagikan ribuan Bibel di pesantren pada Natal tahun 2005. Ibrahim pun mulai belajar ilmu perbandingan agama kepada para misionaris dan pendeta. Singkat cerita, setelah berliku-liku mencari pintu masuk Kristen, akhirnya Ibrahim dibaptis di Semarang tanggal 7 Maret 2006. Setelah meninggalkan Islam dan dibaptis di Semarang tanggal 7 Maret 2006, ia pun rela berpisah dengan istri dan ketiga anaknya di Jepara, Jawa Tengah.

Dalam tempo 3 bulan Ibrahim murtad dari Islam. Itulah salah satu buah kedekatan syaikhul ma’had NII Al-Zaytun Panji Gumilang dengan para pendeta dan misionaris Kristen.

Bila diteliti dari testimoni tertulisnya, wawasan agama Saifuddin Ibrahim masih perlu dipertanyakan. Misalnya, dalam sub judul “Percaya Kepada Yesus,” Ibrahim mengutip nas: “Al-dinu huwal aqlu, laa diina liman laa aqqla lahu. Agama adalah akal, tidak ada agama tanpa akal,” yang disebutnya sebagai hadits Nabi (hlm 60).

Pernyataan ini sangat aneh bila ditulis oleh seorang dosen hadits. Sebagai dosen hadits di pesantren terbesar se Asia Tenggara, seharusnya dia tahu bahwa nas tersebut bukan hadits, tapi kutipan yang tidak diketahui asal-usulnya.

Para ulama ahli hadits sepakat memvonis nas tersebut bukan sabda Nabi, melainkan hadits yang tidak ada asalnya (la ashla lahu). Imam An-Nasa’idan  Syaikh Albani berkomentar bahwa hadits tersebut batil munkar. Dalam sanadnya terdapat nama Bisyir yang majhul (asing/tidak dikenal).

Ketika membuktikan ketuhanan Yesus, Saifuddin Ibrahim mengutip Al-Qur’an surat Maryam 33 sebagai pendukung. Menurutnya, ayat ini menegaskan ketuhanan Yesus karena memakai fi’il amar (kata kerja masa lampau/past tense).

“Ayat Al-Qur’an surat Maryam 33 meyakinkan saya memahami ketuhanan Yesus. Ayat ini menggenapi semua kisah Yesus yang telah berlaku. Ayat ini menggunakan Fi’il Madhi, kata kerja masa lampau, berarti kejadian kebangkitan Yesus dan hidup kembali telah terjadi lebih 2000 tahun yang lalu,” (hlm. 87-88).

Dengan kutipan itu, patut dipertanyakan wawasan Ibrahim terhadap Ilmu bahasa Arab. Tidak benar kesimpulannya bahwa surat Maryam 33 menyatakan ketuhanan Yesus karena menggunakan fi’il madhi. Padahal dalam ayat ini terdapat tiga kata kerja (fi’il), yaitu: “wulidtu” (fi’il madhi majhul), “amuutu” (fi’il mudhari’ majhul) dan “ub’atsu” (fi’il mudhari’ majhul).

Ungkapan Nabi Isa pada ayat tersebut memakai kalimat “wulidtu” (telah dilahirkan) karena peristiwa kelahirannya sudah terjadi. Sedangkan kalimat “amuutu” (akan dimatikan) dan “ub’atsu” (akan dibangkitkan) memakai fi’il mudhari’ karena peristiwa kematian dan kebangkitannya belum dan akan terjadi.

Ustadz Saifuddin Ibrahim yang sekarang berganti nama menjadi Ev Saifuddin Abraham, adalah salah satu contoh korban pemurtadan akibat kedekatan syaikhul ma’had NII Al-Zaitun Panji Gumilang dengan para pendeta dan penginjil Kristen.

sumber : http://www.voa-islam.com/counter/christology/2011/05/22/14844/pendeta-masuk-mahad-nii-alzaytun-ustadz-pun-murtad-kristen/

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 153 other followers